• Jakarta
Sepakbola

Mbappe Ingin Pindah Tahun Depan, Siapa Mampu Beli?

Kylian Mbappe dikabarkan ingin pergi dari Paris Saint-Germain tahun depan. Adakah klub yang mampu membelinya?

Penyerang asal Prancis itu diketahui masih memiliki kontrak bersama Les Parisiens hingga Juni 2022. Sejauh ini, ia sudah mengemas 90 gol dari 124 laga dan meraih delapan trofi bersama klub yang dibelanya sejak 2017 itu.

Dengan segala pencapaiannya di usia muda, termasuk raihan Piala Dunia 2018, harga jualnya pun melambung. Transfermarkt mencatat ia saat ini memiliki valuasi 180 juta Euro. Bahkan di awal tahun, valuasinya masih menembus 200 juta Euro, hingga akhirnya turun karena pandemi COVID-19.

Yap, pandemi ini turut mempengaruhi situasi ekonomi dunia, termasuk keuangan klub-klub kaya asal Eropa, yang sejauh ini dikaitkan dengan Mbappe.

Real Madrid misalnya. Sebelum pandemi, klub yang dipimpin Florentino Perez ini paling gencar dikaitkan dengan Mbappe. Tak cuma Mbappe, namun juga Paul Pogba dan Donny van de Beek.

Belakangan, kebijakan Los Blancos pun berubah. Mereka memilih mengencangkan ikat pinggang. Tak ada belanja jor-joran di musim panas ini. Gantinya, Madrid memilih memulangkan sejumlah pemain mudanya yang dipinjamkan musim lalu, contohnya Martin Odegaard.

Klub-klub Inggris juga tak jauh beda. Chelsea baru saja menghabiskan lebih dari 160 juta Euro untuk Hakim Ziyech, Timo Werner, dan Kai Havertz di lini depan. Sulit bagi mereka melakukan hal yang sama tahun depan hanya untuk seorang Mbappe, meski tak tertutup kemungkinan.

Manchester United juga sama. Mereka sedang kesulitan untuk mengamankan Jadon Sancho, padahal ia 'cuma' dibanderol 120 juta Euro oleh Borussia Dortmund. Manchester City? Well, Pep Guardiola pernah bilang tak tertarik mendatangkan Mbappe, namun bisa saja berubah pikiran.

Belum diketahui bagaimana situasi keuangan klub-klub besar Eropa selama setahun ke depan. Namun jika kondisinya tak jauh berbeda dari sekarang, tentu sulit bagi Mbappe untuk pindah.

Jika betul-betul ingin pindah, pilihan yang masuk akal sejauh ini adalah menunggu sampai 2022 hingga ia berstatus pindah transfer. Namun bisa saja di musim depan PSG terpaksa menjual Mbappe jika tak ingin kehilangan dirinya secara gratis pada 2022.

Kalau sudah begitu, harganya bisa turun cukup drastis dan tampaknya hal inilah yang ditunggu oleh klub-klub kaya Eropa.

Sumber : Detik

Bagikan Artikel ini!

Prayuda Anugeraha

Pengamat berita olahraga lokal maupun internasional. Sangat tertarik dengan Liga Inggris..