• Jakarta
Moto GP

Dovizioso Belum Punya Tim di MotoGP 2021, Bagaimana Kalau Juara Musim Ini?

Andrea Dovizioso terancam tidak punya tim saat MotoGP 2021 digelar. Ini karena rencananya untuk gabung KTM gagal akibat tidak adanya kesepahaman dalam negoisasi.

Bos KTM Motorsport, Pit Beirer baru-baru ini mengungkapkan kekecewaannya karena gagal merekrut Dovizioso untuk MotoGP 2021. Dia mendeskripsikan kegaglan ini sebagai sesuatu yang menyakitkan.

Dovizioso saat ini punya kans untuk juara MotoGP musim ini. Dia hanya terpaut tiga poin saja di klasemen MotoGP dari Fabio Quartararo.

Tak adanya Marc Marquez yang mungkin absen semusim atau tampil satu atau dua seri terakhir saja, membuat kans Dovizioso untuk jadi juara MotoGP terbuka lebar. Namun ironis kalau sang juara tak punya tim musim depan.

Kegagalan KTM merekrut Dovizioso dikabarkan gara-gara permintaan gaji yang terlalu besar dari sang manajer, Simone Battistella. KTM tak bisa penuhi permintaan karena kondisi ekonomi terpengaruh Covid-19. Bagaimana cerita sebenarnya?

Komentar KTM

KTM dan Dovizioso mengadakan pembicaraan saat jeda balapan dua bulan lalu. Pembicaraan dilangsungkan saat kedua belah pihak ragu apakah balapan masih bisa digelar.

"Cukup menyakitkan kalau melihat situasi ini. Dovizioso itu pembalap hebat dan juga seorang teman. Kami bicara dua bulan lalu. Semua menginginkan dia," ujar Beirer seperti dikutip Motorsport.

"Di satu sisi ada permintaan dari manajer, di sisi lain, perusahaan memberikan batasan yang konkret. Covid-19 mengharuskan kita untuk mencapai kesepakatan secepat mungkin dan valid," ujarnya menambahkan.

Pengakuan Manajer Dovi

Sementara itu manajer Dovizioso Battistella juga mengakui negoisasi pihaknya dengan KTM terlalu kaku. Dia menyayangkan kesalahan yang dilakukan kedua belah pihak.

"Pit Breirer menceritakan apa yang benar-benar terjadi. Kami terlalu kaku, seharusnya kami bisa lebih fleksibel," ujar Battistella.

"Kesalahan ada di kedua belah pihak. Soalnya saat itu kedua belah pihak tidak tahu apakah bakal kembali balapan."

Menyakitkan

Battistella mengakui kegagalan ini cukup menyakitkan. Kondisi pandemi membuat kedua belah pihak sulit mencapai kesepakatan.

"Padahal kami seharusnya bisa sepakat, tapi saat itu konteksnya berbeda. Mulai sekarang kami akan evaluasi seluruh lamaran yang datang. Kami belum terima tawaran dari manapun," ujarnya.

Sumber : Liputan6

Bagikan Artikel ini!

Prayuda Anugeraha

Pengamat berita olahraga lokal maupun internasional. Sangat tertarik dengan Liga Inggris..