• Jakarta
Formula 1

Hamilton: Isu Rasisme Lebih Besar ketimbang Berlutut atau Tidak

Juara dunia Formula One (F1), Lewis Hamilton, menyikapi pilihan sejumlah pembalap untuk tak berlutut dalam aksi menentang Rasisme di Grand Prix Austria 2020 bukan sebagai isu besar. Rasisme itu sendiri, kata Hamilton, justru merupakan isu yang lebih besar.

"(Rasisme) ini adalah isu yang lebih besar di seluruh dunia ketimbang sesuatu yang kecil (berlutut atau tidak) seperti itu," kata Hamilton sebagaimana dipetik dari BBC.

Sebelum balapan GP Austria digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (5/7), 14 pembalap melakukan aksi berlutut sebagai protes terhadap Rasisme. Enam pembalap yang memilih berdiri di antaranya adalah Charles Leclerc dan Max Verstappen.

Baik Leclerc dan Verstappen berpendapat bahwa menentang Rasisme tak mesti ditunjukkan dengan aksi berlutut. Seraya menegaskan komitmen mereka terhadap kesetaraan dan keberagaman, Leclerc dan Verstappen mengatakan mereka menunjukkan solidaritas dengan cara yang menurut mereka sesuai.

Hamilton juga menegaskan bahwa tak ada paksaan untuk berlutut atau tidak di Red Bull Ring, akhir pekan lalu. Hamilton bahkan mengatakan bahwa aksi berlutut dan menunjukkan protes terhadap Rasisme justru diusulkan oleh F1 dan Asosiasi Pembalap Grand Prix.

"Dan saya akan membiarkan setiap orang mengatakan apa yang ingin mereka katakan dan saya terbuka pada mereka dan saya bilang saya akan melakukannya tetapi Anda lakukan apa yang menurut Anda benar dan saya sangat bersyukur pada mereka yang berlutut bersama saya," kata Hamilton.

"Setiap orang punya hak dalam pilihan pribadi mereka dan apa yang saya rasakan adalah benar untuk dilakukan."

Sumber : Akurat

Bagikan Artikel ini!

Prayuda Anugeraha

Pengamat berita olahraga lokal maupun internasional. Sangat tertarik dengan Liga Inggris..