• Jakarta
Tenis

Nadal: Prancis dan AS Terbuka Akan Bernasib Sama Seperti Wimbledon

Rafael Nadal pesimis turnamen tenis tahun 2020 akan kembali bergulir setelah adanya pandemi virus Corona. Ia lebih memilih mempersiapkan diri untuk bertanding di tahun depan.

Diketahui, kalender turnamen tenis terpaksa ditiadakan selama April hingga Juni karena COVID-19. Turnamen grand slam pun terkena imbasnya.

Wimbledon 2020 sudah resmi dibatalkan. Sedangkan Prancis Terbuka yang biasanya digelar bulan Mei diundur ke September.

Sementara itu, AS Terbuka belum mengumumkan perubahan jadwal dan masih dijadwalkan pada bulan Agustus, kendati saat ini New York yang menjadi tempat penyelenggara masih berjuang mengatasi penyebaran virus Corona.

Akan tetapi Nadal tak yakin dua turnamen yang disebut terakhir bisa berjalan sesuai harapan. Saat ditanya apakah ATP Tour 2020 masih ada harapan, Nadal mengutarakan pendapatnya itu.

"Saya berharap begitu (tenis dimulai lagi), tapi saya pikir sih tidak," kata Nadal kepada El Pais, dikutip Metro.

"Saya akan bersiap-siap untuk 2021. Saya lebih fokus ke Australia Terbuka (Januari 2021) daripada apa yang akan terjadi tahun ini. Buat saya, 2020 adalah sebuah kekalahan," sambungnya.

"Saya merasa kita semua kehilangan satu tahun dalam hidup kita," ujar Nadal, terkait virus Corona yang menghambat segala aktivitas kehidupan.

"Saat kamu berusia 33-34 tahun, waktu jadi terasa lebih berharga dibandingkan saat masih 20 tahun, karena masih ada waktu yang banyak," jelas peraih 19 grand slam itu.

Sumber : Berbagai sumber

Bagikan Artikel ini!

Prayuda Anugeraha

Pengamat berita olahraga lokal maupun internasional. Sangat tertarik dengan Liga Inggris..