• Jakarta
Tenis

Lakukan Match Fixing, Petenis Mesir Dilarang Bermain Seumur Hidup

Petenis asal Mesir, Youssef Hossam, mendapatkan hukuman larangan bermain seumur hidup usai terjerat kasus pengaturan pertandingan.

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Tennis Integrity Unit (TIU) yang menjelaskan petenis berusia 21 tahun itu telah menjalani hukuman sementara sejak Mei 2019, di mana sekarang ia resmi akan menjalani hukuman seumur hidup terkait keterlibatannya dalam match fixing dan tuduhan korupsi.

Melansir dari laman BBC News, Youssef Hossam telah menjalani sidang disiplin selama tiga hari di London, Inggris, pada Maret lalu, yang kemudian hukuman itu akhirnya dijatuhkan oleh Jane Mulcahy Qc, yang juga merupakan seorang pengacara senior di negeri Ratu Elizabeth.

Menurut hasil investigasi TIU, Hossam diketahui telah bersekongkol dengan pihak lainnya untuk mengadakan kampanye korupsi terkait taruhan secara intensif di tenis profesional tingkat bawah selama tahun 2015-2019.

Ia juga menyalahi 21 program antikorupsi tenis, termasuk delapan kasus pengaturan pertandingan, enam kasus memfasilitasi judi, dua kasus meminta petenis lain untuk tampil buruk, tiga kasus gagal melaporkan korupsi dan dua kali tak bekerja sama dengan investigasi TIU.

Sebelumnya, kakak Youssef, Karim Hossam, juga diganjar hukuman serupa pada 2018 lalu, usai terbukti bersalah lantaran terjerat 16 tuntutan korupsi yang diajukan, salah satunya menyediakan informasi dan memfasilitasi taruhan.

Kasus ini membuat Youssef Housam yang berada di peringkat 810 ATP tunggal, secara permanen tak diperbolehkan berkompetisi atau menghadiri turnamen tenis yang diadakan dan diakui oleh induk olahraga tersebut.

Sumber : Indosport

Bagikan Artikel ini!

Prayuda Anugeraha

Pengamat berita olahraga lokal maupun internasional. Sangat tertarik dengan Liga Inggris..