• Jakarta
Sepakbola

Lahm: Pesepakbola Harus Jadi Panutan di Tengah Pandemi Corona

Mantan kapten Tim Nasional Jerman, Philipp Lahm, senang melihat pemain sepakbola beramai-ramai merogoh kocek untuk memberikan sumbangan di tengah wabah virus corona. Dia mengatakan sudah selayaknya pesepakbola jadi panutan di tengah krisis seperti sekarang.

Lahm yang mengantar Jerman menjuarai Piala Dunia Brasil 2014 dalam sebuah wawancara dengan Welt Am Sonntag mendesak agar semua pesepakbola bersimpati dengan keadaan sekitarnya dalam situasi saat ini.

"Sepakbola bahkan dapat kembali lebih kuat dari krisis, tetapi dengan satu syarat: jika para pemain dan pejabat bertindak sebagai panutan di muka publik melalui perilaku sosial mereka," ujar mantan pemain Bayern Muenchen tersebut.

Banyak bintang sepakbola telah berpartisipasi memberikan sumbangan untuk menangani virus corona yang sekarang mengglobal. Tidak hanya itu, mereka juga bersedia mengalami pemotongan gaji oleh manajemen klub karena sedang dilanda krisis finansial.

 

Kesedian berkorban seperti itu, menurut Lahm, memang harus dilakukan para pelaku sepakbola. Pasalnya, dalam situasi seperti sekarang masyarakat pasti mengawasi bagaimana pelaku olahraga berperan di dalam masyarakat yang juga punya andil bagi sepakbola.

"Penggalangan dana pelatih dan pemain menunjukkan bahwa mereka memiliki rasa tanggung jawab. Ini saat yang tepat untuk memberikan sesuatu kembali kepada masyarakat yang mendongkrak olahraga kita," ujar Lahm.

Banyak olahraga di Eropa dan dunia telah diganggu oleh pandemi yang satu ini. Baik kompetisi liga sampai kompetisi klub antara negara harus ditangguhkan karena wabah yang berasal dari kota Wuhan, China itu.

Di Jerman, kompetisi tertinggi Bundesliga Jerman ditangguhkan sampai 30 April mendatang. Meski demikian, penangguhan bisa saja diperpanjang andai Wabah Corona belum bisa terkendali.

Sumber : Akurat

Bagikan Artikel ini!

Prayuda Anugeraha

Pengamat berita olahraga lokal maupun internasional. Sangat tertarik dengan Liga Inggris..