• Jakarta
Sepakbola

Juventus Dianggap Blunder Izinkan Ronaldo Mudik di Masa Karantina Covid-19

Mantan presiden Juventus, Giovanni Cobolli Gigli, mengecam sikap Cristiano Ronaldo yang memilih pulang ke negaranya saat dalam masa karantina virus Corona Covid-19. Pemain yang dijuluki CR7 itu masih berada di Madeira, Portugal, berkumpul bersama ibu dan anggota keluarga lainnya. 

Setelah Danielle Rugani dinyatakan positif terjangkit virus Corona Covid-19, Juventus segera meminta para pemainnya untuk menjalani isolasi mandiri. Meski demikian, Juventus masih mengizinkan Ronaldo kembali ke negaranya untuk menemani ibunya yang dalam perawatan usai mengalami stroke ringan.

Gigli mempertanyakan keputusan Juventus mengizinkan Ronaldo mudik. Sebab menurutnya, selama dalam masa karantina, Ronaldo berpotensi menularkan virus Corona Covid-19 ke negaranya. 

Dalam wawancara dengan Radio Punto Nuovo, Ggigi, menilai itu adalah kesalahan fatal dan memicu kritik dari fans. Kepergian Ronaldo juga membuat pemain Juventus lainnya marah dan kesal.  

"Di Juventus, semuanya menjadi sulit ketika Cristiano Ronaldo pergi. Katanya dia pulang demi ibunya, tapi sekarang dia malah terlihat berfoto di kolam renang," kata Gigli seperti dilansir Marca. 

"Ketika pengecualian dibuat kepadanya, situasi jadi benar-benar sulit dan yang lain jadinya juga ingin pergi. Seharusnya tidak seperti ini. Semuanya harus dikarantina," beber Gigli.

Ramai-Ramai Tinggalkan Italia

Setelah Ronaldo pergi ke Portugal, sejumlah pemain Juventus lainnya juga diketahui meninggalkan masa karantina mereka. Salah satunya adalah Luka Jovic yang bepergian ke Belgrade. Pemain asal Serbia itu kini terancam sanksi pidana karena dianggap melanggar protokol karantina di negaranya. 

Striker Gonzalo Higuain juga sama. Pemain yang pernah dipinjamkan ke Chelsea itu memutuskan pulang kampung. Higuain mengaku sudah mendapat izin dari klub Juventus untuk menemani ibunya yang menderita kanker. Sementara Sami Khedira saat ini diketahui sudah kembali ke Jerman. 

Mereka mengaku sudah mendapatkan izin dari klub. Mereka juga mengaku berani kembali ke negaranya karena pemeriksaan Covid-19 yang dilakukan menunjukkan hasil yang negatif. 

Butuh Tambahan Waktu

Italia sendiri sampai saat ini masih berstatus lockdown. Kondisi ini menurut Gigli bakal menyulitkan para pemain yang mudik, seperti Ronaldo untuk mengembalikan kondisinya ke posisi idealnya.  

"Saat ini, Sangat mudah untuk mengkritik, tapi sebagai orang luar saya tidak mengerti kenapa sejumlah pemain ingin meninggalkan Italia. Saat mereka pulang lagi, mereka akan sulit kembali ke kondisi semula karena mereka harus menjalani karantina lagi selama 14 hari lagi," bebernya. 

Sumber : Liputan6

Bagikan Artikel ini!

Prayuda Anugeraha

Pengamat berita olahraga lokal maupun internasional. Sangat tertarik dengan Liga Inggris..